Komunikasi Positif
“Ko’ diem, sih? Ko’ marah?
Katanya cinta tapi bertengkar saja.”
Itulah
cinta yang disimpan. Rasa khawatir, rasa cemburu, rasa ingin dibantu,
rasa ingin diterima, rasa ingin dimengerti, semua karena cinta namun keluarnya menjadi bara.
Pernahkan mengatakan,
“Aku mengkhawatirkanmu, lain kali, tolong,
beri aku kabar.”
“Aku cemburu, kamu menelpon mitra kerjamu
itu. Aku tidak mau kamu jatuh cinta padanya.”
“Aku minta maaf atas kekurangan-kekuranganku.”
“Terima kasih, sudah berkenan menemani
hidupku.”
“Aku perlu bantuanmu.”
Cinta itu saling tulus menerima, bertukar-pikiran,
mengingatkan, bekerjasama, membangun, mendukung. Apa tujuan cinta dalam rumah
tangga kalau bukan untuk mendapat ridho Allah SWT? Berikutnya, ungkapkanlah juga
cinta dengan keikhlasan.
Comments
Post a Comment